Di tengah hujan yang mengguyur kota dan jalanan becek yang licin, seorang penumpang muda menaiki sebuah becak tua untuk menghindari banjir. Si pengayuh becak, Pak Narto—seorang pria sederhana berusia senja—mulai mengayuh perlahan sambil mengajak ngobrol. Perjalanan singkat itu berubah menjadi ruang “ngudoroso”, obrolan hati ke hati yang sederhana namun sarat makna. Mereka berbicara t…