Text
Raden Arya Prabangkara
Hutan Wonosimo terletak kira-kira 50 pal dari batas
kerajaan Majapahit. Dengan berjalan kaki, dari pusat kerajaan, hutan itu dapat ditempuh dalam waktu setengah hari.
Hutan itu cukup lebat dengan berbagai jenis pepohonan. Di
pinggir hutan sebelah timur, tumbuh pohon jati yang cukup
banyak jumlahnya. Bagian hutan sebelah selatan yang berbatasan dengan sebuah sungai yang cukup besar banyak ditumbuhi pohon mranti. Rumpun pohon bakau banyak
ditemui di sebelah utara karena bagian ini merupakan rawarawa sehingga tumbuhan lain sulit tumbuh. Dinding bukit
terjal merupakan batas sebelah barat hutan Wonosimo dan di
bagiari ini agak jarang ditumbuhi pohon besar, kecuali
padang rumput yang diselingi semak perdu. Pada hutan
bagian tengah, jenis pepohonan yang tumbuh cukup heragam. Di bagian ini dapat ditemui pohon mahoni, damar, paku
jajar dan jenis tanaman perdu, serta pohon buah-buahan,
seperti durian, sawo, nangka, dan gayam. Oleh karena hutan
ini cukup lebat dan kadang-kadang masih dapat ditemui
binatang buas, seperti harimau, buaya, dan ular, jarang orang
berani memasuki hutan ini. Jika ada yang sengaja memasuki
hutan ini, orang-orang tersebut dapat dipastikan pencari
kayu atau pemburu.
Tidak tersedia versi lain