Text
Kisah Dahsyat Guru Berprestasi Selangit
Satu prinsip mengajar yang tak bisa ku lupakan darinya yang menjadi mottonya yaitu, "terimalah karakter anak didik apa adanya". Jujur saja secara pribadi aku cukup terkejut dengan motto yang beliau punya, kenapa? karena sebagai guru yang baru seumur jagung mengajar kata-kata tersebut jauh dengan apa yang selama ini aku lakukan dan apa yang ada di benak ku hanya berorientasi bahwa mengajar itu sebatas, penyaluran ilmu/informasi yang ku punya ku salurkan kepada peserta didik, mengayomi dan menjelaskan apa yang mereka belum mengerti tentang materi yang ku ajarkan tanpa menerima karakter anak didik apa adanya hingga terkadang akupun pernah jengkel, kesal dan marah dengan kenakalan mereka padahal kata beliau juga bahwa tidak ada anak didik yang nakal, yang ada hanyalah anak yang mengalami skin hunger atau yang membutuhkan sentuhan dan kehangatan hati seorang guru.
Buku ini merupakan sebuah kisah inspiratif yang sangat sarat dengan kata-kata hikmah darinya hingga akupun bingung mem-blog-hitamkan mana yang di anggap penting karena menurutku semuanya penting dan sayang untuk dilewatkan begitu saja. Setiap di dalam paraghrafnya terdapat solusi-solusi pengajaran terhadap anak didik yang beliau tinjau dari aspek psikologis.
Aku menyarankan buku ini wajib dibaca bagi para pegiat pendidikan di seluruh nusantara, atau siapapun yang membutuhkan suntikan semangat dan membangkitkan gairah. Bercermin dari kisah-kisah inspiratif para tokoh maupun orang-orang hebat itu sangat penting.
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| Guru Adalah Ustadz Adalah Guru | Ed. 1, Cet. 1 | id |
| Jalan Spiritual ; Merenungkan Ajaran Sang Guru | Cet. 1 | id |