Text
Cerdas Mengajar Rapor 100
Menyekolahkan anak di jaman sekarang dapat dikatakan repotnya bukan kepalang. Apa yang disebut sebagai kegiatan belajar mengajar siswa secara tidak langsung adalah juga kegiatan orangtuanya. Oleh karena itu, ketika hari penerimaan rapor tiba, orangtua pun seakan turut menerima rapornya; angka-angka di rapor anak seperti mencerminkan sejauh mana orangtua sudah mendampingi anaknya dalam belajar.Pertanyaannya sekarang, sudahkah kita sebagai orangtua menjadi pendamping yang efektif bagi anak-anak kita dalam belajar, dan apakah kita juga telah menjadi pengajar yang cerdas bagi anak-anak kita? Dan bila kita mempunyai kerinduan untuk mendampingi anak-anak kita dengan seefektif mungkin dalam kegiatan belajar mengajar, adakah panduan bagi kita untuk melakukannya?
Buku Cerdas Mengajar menjawab semua pertanyaan itu. Buku ini sangat praktis dan memberikan banyak sekali tips dan latihan-latihan yang dapat dipraktikkan oleh para orangtua dengan mudah. Pada Bab pertama, orangtua akan dibimbing bagaimana membangun fondasi belajar, serta bagaimana membuat proses belajar menjadi sesuatu yang mengasyikkan. Ini adalah sesuatu yang sangat penting untuk diperhatikan oleh kita sebagai orangtua. Beban pelajaran yang banyak dan berat tidak jarang membuat anak-anak kita tidak suka kita mereka diingatkan untuk mengerjakan tugas sekolah dan pekerjaan rumah, bahkan mogok belajar. Kita dipandu agar dapat menjadi pendamping yang efektif bagi anak dalam belajar, sehingga kegiatan belajar anak pun tidak menjadi sesuatu yang turut mendatangkan stres bagi kita. Kita ditolong agar dapat lebih menyelami anak-anak kita. Ini penting agar kita tidak terjebak ke dalam pola asuh yang salah, karena pola asuh yang salah dapat turut menghambat anak-anak kita menuju kesuksesan yang dapat mereka raih.
Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Resensi Buku Cerdas Mengajar", Klik untuk baca:
https://www.kompasiana.com/adrienne/551a15cfa33311af1eb65925/resensi-buku-cerdas-mengajar
Kreator: Adrienne Sooai
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| Cerdaskan Otak Anak Dengan Doa | Cet. 2 | id |