Text
Ranah 3 Warna
Novel Ranah 3 Warna ini diawali dengan cerita tokoh utamanya yaitu Alif yang baru saja menyelesaikan pesantren di Pondok Madani. Setelah lulus pesantren, Alif dilingkupi banyak cita-cita, salah satunya yaitu melanjutkan pendidikan di ITB. Alif terinsipirasi dari sosok Habibie yang kuliah di ITB dan hijrah ke Amerika. Namun Randai yang merupakan sahabat karibnya meragukan kemampuan Alif untuk melanjutkan studi ke ITB. Apalagi Alif sendiri tidak memiliki ijazah SMA formal.
Keinginan Alif ini begitu kuat untuk kuliah di perguruan tinggi negeri itu. Ia memikiki semangat “man jadda wajada”. Langkahnya dimulai dengan mengikuti ujian persamaan Sekolah Menengah Atas (SMA), hal itu agar ia bisa mendaftar Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN). Maka dari itu Alif harus belajar lebih keras lagi selama dua bulan supaya bisa lulus ujian persamaan. Hingga akhirnya Alif lulus ujian persamaan meskipun dengan nilai yang terbilang pas-pasan.
Melihat hasil ujiannya yang pas-pasan, Alif akhirnya memilih jurusan Hubungan Internasional (HI) Universitas Padjadjaran (Unpad) di Bandung. Sebelumnya Alif sempat bercita-cita masuk jurusan teknik penerbangan di Institut Teknologi Bandung (ITB). Meskipun tidak masuk ITB, tetapi Alif bersyukur akhirnya ia dapat kuliah di perguruan tinggi negeri.
Tidak tersedia versi lain