Art Original
Kembali Ke UUD 1945 ; Mengantar Perjuangan Pembebasan Irian Barat
Kembali ke UUD 1945; Mengantar Perjuangan Pembebasan Irian Barat membahas situasi politik Indonesia pada masa Demokrasi Liberal hingga keluarnya Dekret Presiden 5 Juli 1959 yang mengembalikan negara kepada Undang-Undang Dasar 1945 sebagai dasar konstitusi. Buku ini juga mengaitkan keputusan politik tersebut dengan perjuangan nasional dalam membebaskan Irian Barat dari kekuasaan Belanda.
Isi buku menjelaskan bahwa pada masa berlakunya Konstitusi RIS dan UUD Sementara 1950, kondisi politik Indonesia dianggap tidak stabil karena sering terjadi pergantian kabinet dan perdebatan ideologi di Konstituante. Situasi itu dinilai menghambat persatuan nasional dan perjuangan diplomatik maupun militer untuk merebut Irian Barat. Karena itu, kembalinya Indonesia ke UUD 1945 dipandang sebagai langkah untuk memperkuat kepemimpinan nasional dan menyatukan arah perjuangan bangsa.
Buku ini juga menguraikan proses perjuangan pembebasan Irian Barat, mulai dari diplomasi internasional, pembentukan semangat nasionalisme, hingga upaya konfrontasi terhadap Belanda. Perjuangan tersebut akhirnya mengantarkan Irian Barat kembali ke wilayah Indonesia melalui tekanan politik dan dukungan internasional.
Secara umum, buku ini menekankan bahwa persatuan politik, stabilitas pemerintahan, dan semangat nasionalisme memiliki peranan penting dalam keberhasilan perjuangan bangsa mempertahankan kedaulatan negara.
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| UUD 45 Undang - Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 | Cet. 1 | id |
| UUD 1945 Untuk Pelajar Dan Umum | Cet. 2 | id |