Text
Tobat Keren en Dahsyat ; Perjalanan Hidup Uje
Kiprah ustadz Jefri Al-Buchori, atau yang biasa dipanggil Uje di medan dakwah merupakan satu fenomena ‘unik’ dalam masyarakat Indonesia. Julukannya sebagai ustadz gaul nampaknya mampu memberikan warna baru dalam dunia dakwah Islam di Indonesia. Dengan ciri khas suara yang sangat indah ketika mengutip ayat-ayat Al-Qur’an dan melantunkan shalawat menjadikannya idola bagi masyarakat Indonesia. Penyampaian ceramah yang sering disebutnya sharing menjadikannya semakin dekat dengan publik, utamanya kalangan muda Indonesia.
Uje merupakan da’i muda yang penuh dengan kharisma yang dicintai banyak orang, hingga masyarakat Indonesia benar-benar merasa kehilangan atas kepergiannya. Salah satu hal ‘unik’ yang menjadi pembicaraan banyak orang adalah masa lalunya yang kelam, sebelum akhirnya Uje berada dalam jalan yang penuh dengan rahmat. Uje adalah seorang champion, yang memenangkan haq di atas bathil. Kisah hidup Uje begitu sarat dengan hikmah yang sangat perlu kita jadikan tauladan dan ambil pelajaran sedalam-dalamnya.
Membaca kisah hidup Uje sebenarnya sama halnya membaca kisah hidup siapa pun ketika harus jatuh bangun menapakinya, dan bergulat antara yang haq dan bathil. Romantisme semacam ini dapat pula kita baca pada kisah-kisah orang sholeh di masa lalu. Hanya saja, kisah hidup Uje lebih memiliki keuggulan yang terasa “gue banget”, karena satu zaman dengan kita. Sosok Uje menjadi teman bagi siapa saja yang ingin kembali ke jalan Allah. Tiada kata putus asa terhadap rahmat Allah, begitu pula tiada gunanya membiarkan rasa minder menjajah perasaan kita lantara dosa-dosa yang mungkin telah melebihi anak gunung. Seperti yang sudah disinggung, masa lalu Uje sangat kelam. Di puncak keterjeratannya dalam narkoba, Uje pernah mengalami gejala paranoid, yaitu gejala saat seseorang ketakutan dan merasa dunia berniat mencelakakan dirinya. Padahal, sebetulnya Uje terlahir dari keluarga yang taat beragama (hlm 12-13).
Tidak tersedia versi lain