Text
Pengantin Islam ; Adab Meminang Dan Walimah Menurut Al Quran dan Al Sunnah
Semenjak tercipta Nabi Adam a.s, naluri cinta pada dasarnya
bersemayam dalam lubuk hati setiap anak manusia. Cinta mengandung
makna kasih sayang, keharmonisan, penghargaan dan kerinduan, di samping
persiapan untuk menempuh kehidupan di kala suka dan duka serta lapang
dan sempit.
Kata pujangga, “hidup tanpa cinta bagai taman tak berbunga”.
Bagaimana seandainya manusia tak memiliki hasrat cinta? Pada dasarnya
cinta adalah anugerah dan bukanlah sesuatu yang yang buruk. Cinta mejadi
kotor atau sebaliknya menjadi suci adalah ditentukan oleh bingkainya. Ada
bingkai suci dan halal dan ada bingkai kotor dan haram. Bingkai yang suci
dan halal adalah perkawinan yang sah secara agama dan hukum negara.
Sedangkan bingkai yang kotor dan haram adalah perzinahan (free sex), cinta
sesama jenis (homosexual) yang dilakukan kaum Gay dan Lesbian.
Pernikahan telah menjadi kebiasaan para nabi, wali, ulama, dan para
orang saleh untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Pernikahan dalam
ajaran Islam dinilai sebagai aktivitas peribadatan yang penuh kenikmatan
sekaligus memperoleh ganjaran. Islam mengajarkan demikian sebab sebagai
agama fitrah Islam tidaklah membelenggu perasaan manusia.
Tidak tersedia versi lain