Cerita ini berkisah tentang sebuah pisau yang dibawa dari Tokyo, yang kemudian menjadi simbol kekerasan, kekuasaan, dan trauma. Pisau tersebut tidak hanya berfungsi sebagai benda fisik, tetapi juga mewakili luka batin dan konflik yang dialami tokoh-tokohnya. Alur cerita bergerak melalui pengalaman tokoh yang berhadapan dengan berbagai bentuk kekerasan—baik yang nyata maupun yang tersimpan …